KUPASNEWS.COM— Guna meningkatkan produktivitas di sektor perkebunan khusus untuk perkebunan kelapa sawit rakyat, Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkulu Utara melaksanakan program replanting sejak tahun 2017.
Dimana realisasi program replanting dengan penanaman mulai di tahun 2019 seluas 6000 hektar hingga tahun 2023, dengan potensi lahan perkebunan rakyat di Bengkulu Utara seluas 90.000 hektar dengan hasil produksi rata rata dibawah 10 ton per hektar.
“Bibit yang digunakan adalah bibit yang kurang berkualitas, sehingga kami dari Disbun mengharapkan dan mengajak seluruh lapisan masyarakat pekebun sawit untuk mengusulkan peremajaan yang mana pembiayaan dibantu BPDP-KS sebesar 30.000.000 per hektar dengan Cuma-cuma,” kata Kepala Dinas Perkebunan Bengkulu Utara, Desmon Siboro. Rabu (27/12/2023).
Selain itu, Disbun Bengkulu Utara saat ini memiliki program SARPRAS yang bisa dinikmati masyarakat pekebun sawit untuk meningkatkan produksi kebun sawitnya.
“Ada program SAPRAS yang terintensifikasi, ekstensifikasi, ispo, peningkatan jalan akses kebun, alat transportasi tiga roda dan 4 roda, hingga alat pasca panen untuk mendukung program ini,” ujar Desmon.
Tidak hanya itu, Desmon pun mengatakan, seperti halnya program SDM perkebunan kelapa sawit melalui beasiswa perguruan tinggi yang dibiayai oleh BPDP-KS dan pelatihan teknis persawitan.
Pada Tahun 2023 pemerintah daerah dalam hal ini Bupati bengkulu utara Ir H Mian melepaskan sebanyak 27 orang untuk mengikuti pelatihan SDM persawitan yang tersebar di beberapa perguruan tinggi seperti di Jogja, Sumatra Utara dan Bandung.
“Usulan pelatihan SDM persawitan sebanyak 210 orang akan dilaksanakan tahun 2024. Hal ini dilakukan dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat. Selanjutnya Pemerintah Daerah mengalokasikan di ABPD dan ABPD-P untuk pembukaan jalan perkebunan dan peningkatan jalan perkebunan,” jelas Desmon.
Kemudian, Disbun Bengkulu Utara juga menyediakan bibit yang berkualitas dan bersertifikat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sebanyak 35.000 di tahun anggaran 2023.
“Bulan Agustus Tahun 2024 bibit ini siap disalurkan dengan harga Rp 40.000 per batang yang berumur 12 bulan kebawah, dan Rp. 45.000 diatas 12 bulan, Bibit ini tersedia di UPTD perbenihan Dinas Perkebunan yang berlokasi di Kecamatan Ketahun,” demikian Desmon. (*)
Editor : Syamsurizal
