KUPASnews.com– Komisi I DPRD Bengkulu Utara bersama Puluhan tenaga Honorer yang belum lulus pada perekrutan PPPK Desember 2023 yang lalu, menggelar hearing terkait dugaan kecurangan seleksi,pada Selasa (9/2/024) di Gedung Sekretariat DPRD setempat.

Hearing dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bengkulu Utara Hasdiansyah dan didampingi oleh Sihombing, Edi Putra dan Roger.

“Beberapa perwakilan guru sudah menyampaikan keluhan-keluhan dan dugaan-dugaan kecurangan atas penyelenggaraan seleksi PPPK,” ujar Hasdiansyah.

Hasdiansyah menambahkan, hearing yang digelar ini bertujuan untuk menampung aspirasi tenaga honorer terkait adanya dugaan kecurangan saat pelaksanaan seleksi PPPK Desember 2023 lalu.

“Kami sudah mencatat semua keluhan beserta dugaan yang disampaikan oleh para peserta hearing, dan kemungkinan nantinya kami akan agendakan memanggil para pihak guna menyikapi permasalahan ini,” jelas Hasdiansyah.

Untuk diketahui, hearing yang diagendakan Komisi I DPRD Bengkulu Utara berdasarkan permintaan tersurat para honorer yang belum lulus pada perekrutan PPPK Desember 2023 lalu.

Dalam Hearing guru honorer yang belum lulus PPPK menyampaikan keluhan mengenai dugaan kecurangan dalam kelengkapan administrasi beberapa peserta yang kebetulan lulus pada seleksi PPPK Desember 2023 lalu. (Adv)