KUPASNEWS.com – Calon Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, bersama rombongan mengunjungi Desa Lebong Tandai, sebuah wilayah yang masih terisolir di Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara.
“Menuju desa ini, hanya bisa diakses menggunakan motor tanjakan yang berliku mengitari perbukitan dan lori peninggalan Belanda dengan waktu tempuh tak sedikit” ucap Arie saat melakukan kunjungan pada Sabtu (12/10/2024).
Jalan menuju desa bekas tambang emas PT Lusang Mining itu masih berupa tanah dengan kondisi yang cukup memprihatinkan. Untuk menaklukkan jalur tersebut, diperlukan kendaraan khusus berpenggerak 4×4 serta keterampilan mengemudi yang tinggi.
Namun, kondisi jalan yang sulit tak menyurutkan semangat pasangan Arie Sumarno Amanah (ASA) bersama komunitas motor trail Bengkulu Utara untuk bertemu langsung dengan warga Lebong Tandai.
“Kunjungan ini bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus meninjau infrastruktur yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap, daerah yang masih terisolir ini segera merasakan dampak pembangunan yang merata,” ujar Arie.
Menurut Arie, Desa Lebong Tandai memiliki potensi besar, terutama di sektor pertambangan emas dan pariwisata sejarah. Namun, terbatasnya akses jalan menyebabkan harga bahan pokok di wilayah ini sangat mahal.
Dalam kunjungan tersebut, Arie juga mendengarkan aspirasi masyarakat yang berharap infrastruktur jalan segera diperbaiki agar akses ke desa mereka lebih terbuka.
“Saya pernah mengunjungi desa ini saat masih menjabat sebagai Wakil Bupati, dan ini adalah kunjungan kedua saya. Insya Allah, kami berkomitmen untuk memajukan Bengkulu Utara dengan pemerataan pembangunan, termasuk di Lebong Tandai,” pungkasnya.
