KUPASNEWS.com- Di era digital, gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Mulai dari pekerjaan, hiburan, hingga komunikasi, semuanya kini bergantung pada layar digital.
Namun, di balik kenyamanan itu, ada ancaman tak kasatmata yang kerap luput dari perhatian, radiasi blue light atau cahaya biru.
Apa Itu Blue Light?
Blue light adalah spektrum cahaya yang dipancarkan oleh layar gadget seperti ponsel, laptop, dan tablet.
Meski tampak sepele, paparan blue light secara terus-menerus dapat memicu stres oksidatif pada kulit.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat merusak kulit, mempercepat proses penuaan, dan memunculkan tanda-tanda seperti kerutan, garis halus, hingga hiperpigmentasi.
Selain itu, paparan blue light juga dapat mengurangi sintesis kolagen, protein esensial yang menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit.
Hasilnya? Kulit menjadi kusam, tampak lebih tua dari usia sebenarnya, dan rentan terhadap noda hitam.
Cara Melindungi Kulit dari Blue Light
Meski ancaman blue light nyata, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi kulit dari dampak buruknya.
Seperti dikutip dari laman @joarskincare berikut 3 cara efektif melawannya adalah dengan menggunakan skincare yang mengandung bahan-bahan berikut ini:
1. Niacinamide
Membantu memperkuat skin barrier dan meringankan iritasi kulit.
Efektif dalam mengontrol produksi minyak berlebih serta mengatasi jerawat.
2. Vitamin C
Sebagai antioksidan kuat, Vitamin C mampu menangkal radikal bebas yang merusak kulit.
Membantu mencerahkan kulit dan menyamarkan noda hitam, menjadikannya tampak lebih sehat dan bercahaya.
3. Tranexamoyl Dipeptide-23
Bahan ini memberikan efek pencerah ganda tanpa menyebabkan iritasi.
Membantu meratakan warna kulit, mengurangi flek hitam, dan menyamarkan bekas jerawat.
Dengan memahami bahaya radiasi blue light dan mengambil langkah pencegahan yang tepat, Anda dapat melindungi kulit dari kerusakan jangka panjang.
Mulailah perawatan sekarang, karena kulit Anda adalah investasi berharga untuk masa depan.
