KUPASNEWS.COM – Masyarakat Jawa memiliki banyak sekali mitos yang diwariskan turun-temurun. Salah satunya adalah tentang ayam yang berkokok pada malam hari. 

Fenomena ini sering kali memunculkan rasa penasaran sekaligus kecemasan, karena diyakini memiliki berbagai makna tersembunyi.

Menurut sebagian orang, ayam yang berkokok di malam hari menjadi pertanda adanya aib dalam keluarga atau lingkungan sekitar. 

Konon, kokok ayam di luar waktu biasanya mengisyaratkan akan terbongkarnya sebuah rahasia, seperti kabar tentang kehamilan di luar nikah. 

Meski terdengar mistis, kepercayaan ini masih dipegang teguh oleh sebagian masyarakat hingga sekarang.

Selain itu, ayam berkokok malam juga sering dikaitkan dengan kehadiran makhluk gaib. Bagi orang Jawa tempo dulu, suara kokok ayam dipercaya sebagai tanda munculnya setan atau hantu yang gentayangan.

 Karena itu, tidak jarang orang tua dahulu mengingatkan anak-anaknya untuk segera berdoa atau membaca ayat suci saat mendengar ayam berkokok di malam hari.

Namun, ada pula tafsir lain yang lebih menenangkan. Jika ayam berkokok setelah tengah malam hingga sekitar pukul dua dini hari, sebagian masyarakat meyakini bahwa itu pertanda kedatangan malaikat. 

Kokok ayam dalam rentang waktu tersebut dianggap sebagai isyarat spiritual yang baik, seakan menjadi pengingat untuk tetap beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Tradisi lisan ini menunjukkan betapa eratnya hubungan masyarakat Jawa dengan simbol-simbol alam di sekitarnya. 

Suara ayam, yang bagi sebagian orang hanyalah rutinitas biasa, dalam budaya Jawa justru dimaknai sebagai pesan gaib yang menyimpan tanda-tanda tertentu.

Kini, di era modern, sebagian orang mungkin menganggap mitos tersebut sekadar cerita lama yang tidak relevan. 

Namun, bagi masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai tradisi, kokok ayam di malam hari tetap menjadi fenomena yang penuh makna.

Lalu, bagaimana dengan Anda? Apakah percaya bahwa ayam berkokok di malam hari membawa pertanda, atau menganggapnya hanya kebetulan semata?