KUPASnews.com  – Dalam rangka peringatan 97 Tahun Sumpah Pemuda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bengkulu Utara menggelar pelatihan kewirausahaan bagi pemuda-pemudi dengan tema besar, “Meningkatkan Kreativitas Menuju Kemandirian Ekonomi Melalui Pelatihan Make Up”.

Acara yang diinisiasi oleh organisasi Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu ini dilaksanakan pada Selasa, 25 November 2025, bertempat di Kantor Camat Putri Hijau, Bengkulu Utara. 

Pelatihan ini bertujuan memberikan bekal keterampilan praktis agar para peserta dapat membuka lapangan usaha di bidang jasa kecantikan.

Kepala Dinas Dispora Bengkulu Utara, Nopri Anto Silaban, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi. Ia berharap keterampilan yang didapatkan dapat segera diimplementasikan.

“Pelatihan ini bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan ekonomi para pemuda pemudi. Kami berharap setelah ini, akan lahir wirausahawan-wirausahawan muda baru di bidang tata rias,” ujar Nopri Anto Silaban.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bengkulu Utara, H. Sumarno, yang turut memberikan motivasi kepada para peserta. Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengapresiasi semangat para pemuda pemudi untuk berkreasi dan berwirausaha.

“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Menciptakan wirausaha baru adalah salah satu kunci untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Sumarno.

Pelatihan ini diikuti oleh total 20 orang peserta yang merupakan perwakilan dari masyarakat. Sebagai tenaga pengajar, Dispora menggandeng pelatih profesional dari Madame Decoration yang dikenal ahli di bidang tata rias.

Selain mendapatkan materi dan praktik intensif, setiap peserta juga memperoleh bantuan berupa satu set lengkap alat-alat make up. Bantuan ini diharapkan dapat memacu para peserta untuk langsung memulai praktik dan merintis usaha mereka.

“Kami memberikan bantuan alat ini agar para peserta tidak lagi terbebani dengan modal awal. Kami ingin mereka langsung bergerak. Dengan keahlian dan alat yang sudah tersedia, tidak ada alasan untuk menunda memulai usaha,” tutup Wakil Bupati Bengkulu Utara, Sumarno. (Adv)