KUPASNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menggelar peringatan tujuh hari wafatnya almarhumah Hj. Anis Syarifah, menantu dari Wakil Bupati Bengkulu Utara, H. Sumarno, S.Pd. Acara yang diisi dengan yasinan, doa bersama, hingga salat Magrib berjamaah ini dipusatkan di Rumah Dinas Wakil Bupati, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, bersama jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Meskipun saat ini Wakil Bupati beserta keluarga besar masih berada di Yogyakarta, Bupati Arie Septia Adinata tetap menginisiasi kegiatan ini sebagai bentuk simpati dan dukungan moril yang mendalam.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Suasana khidmat menyelimuti rumah dinas, terlebih kegiatan ini bertepatan dengan momen bulan suci Ramadan.

Belasungkawa Bupati

Dalam sambutannya, Bupati Arie Septia Adinata menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya istri dari H. Muhammad Suryo tersebut. Ia menyebut kepergian almarhumah di bulan Ramadan sebagai takdir yang penuh hikmah.

“Semoga almarhumah Hj. Anis Syarifah diampuni segala dosanya dan diterima seluruh amal ibadahnya oleh Allah SWT. Kepergian beliau di bulan Ramadan, menjelang waktu berbuka puasa, merupakan takdir Allah yang penuh hikmah,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga memberikan dukungan khusus kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap tegar menghadapi ujian ini. Ia berharap H. Muhammad Suryo dan keluarga besar segera diberikan pemulihan kesehatan serta kekuatan lahir dan batin.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah, yang diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di tengah suasana duka.***