Bengkulu Utara, Kupasnews.com — Komitmen Pemerintah Desa (Pemdes) Durian Daun, Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, untuk mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan terus digelorakan.

Pada Selasa, 3 September 2024, Pemdes Durian Daun menggelar pelatihan Sustainable Development Goals (SDGs) di Aula Kantor Desa, dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkulu Utara, Novita Susanti.

Pelatihan ini dihadiri oleh Camat Lais, Venti Herlina, S.STP, M.Si., beserta perangkat desa Durian Daun dan staf DPMPD Bengkulu Utara.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan kapasitas perangkat desa dalam mengimplementasikan konsep SDGs di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Durian Daun, Lilis Susianto, menggarisbawahi pentingnya pelatihan ini bagi seluruh perangkat desa.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dari pelatihan dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pelaksanaan tugas-tugas administrasi dan pengelolaan pembangunan desa.

“Pelatihan ini sangat penting agar para perangkat desa dapat memahami materi SDGs dengan baik. Kami ingin mereka mampu mengimplementasikannya dalam pembangunan desa yang lebih terarah dan berdampak positif. Dengan begitu, harapan kita bersama untuk menjadikan Desa Durian Daun lebih maju dan mandiri bisa terwujud,” ujar Lilis Susianto di hadapan para peserta pelatihan.

Mengenal SDGs: Agenda Global untuk Kemajuan Desa

Dalam pemaparannya, Novita Susanti menjelaskan bahwa Sustainable Development Goals (SDGs) adalah serangkaian 17 tujuan pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Tujuan ini meliputi berbagai aspek, mulai dari pengentasan kemiskinan, pengurangan ketidaksetaraan, hingga perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“SDGs bertujuan memastikan bahwa pembangunan di tingkat desa tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada pengelolaan sumber daya, peningkatan ekonomi, pengembangan infrastruktur, serta penguatan ketahanan lingkungan dan pangan,” ungkap Novita Susanti.

Empat Pilar Penting dalam Pembangunan Desa Berkelanjutan

Dalam pelatihan ini, Novita menguraikan empat pilar utama yang harus diperkuat perangkat desa dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan:

1. Pengelolaan Sumber Daya Desa
Perangkat desa didorong untuk mengelola sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan. Tujuannya adalah memastikan ketahanan pangan dan perlindungan lingkungan di tingkat desa.

2. Pengembangan Ekonomi Desa
Mendorong pengembangan ekonomi berbasis desa dengan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya ini bertujuan menciptakan lapangan kerja dan memperkuat perekonomian desa secara mandiri.

3. Pengembangan Infrastruktur
Pemdes diinstruksikan untuk memfasilitasi pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan fasilitas air bersih. Infrastruktur yang baik akan meningkatkan kualitas hidup dan mempercepat distribusi hasil produksi warga.

4. Monitoring dan Evaluasi
Pemdes diminta secara aktif memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan desa. Dengan begitu, setiap kekurangan dapat segera diperbaiki dan target pembangunan dapat tercapai sesuai harapan.

Menuju Desa yang Maju dan Berdaya Saing

Melalui pelatihan ini, Pemdes Durian Daun berharap para perangkat desa dapat meningkatkan keterampilan dan kapasitas dalam mengelola pembangunan berbasis SDGs. Hal ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya target-target pembangunan di Desa Durian Daun.

“Dengan penguatan kapasitas perangkat desa, kami berharap pembangunan di Durian Daun lebih terarah dan terukur. Program pembangunan desa yang dilakukan akan lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tutup Novita Susanti, mewakili Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkulu Utara.